Sudah Lulus Ujian? Ini Cara Mempertahankan Sertifikasi ABAT, IBT, dan TPT
Lulus ujian sertifikasi bukanlah akhir dari proses belajar sebagai terapis ABA. Setelah mendapatkan sertifikasi, Anda tetap perlu mengembangkan kompetensi, mengikuti supervisi sesuai ketentuan, dan memperpanjang sertifikasi tepat waktu.
Jika Anda memegang sertifikasi QABA ABAT, IBAO IBT, atau IPAPI TPT, berikut hal-hal penting yang perlu dipersiapkan.
1. Sertifikasi Berlaku Selamanya?
Tidak. Ketiga sertifikasi ini memiliki siklus perpanjangan setiap dua tahun berdasarkan ketentuan yang dipublikasikan saat ini.
| Sertifikasi | Siklus perpanjangan | Persyaratan pengembangan profesional |
|---|---|---|
| QABA ABAT | Setiap 2 tahun | 12 CEU, termasuk minimal 1 jam etika |
| IBAO IBT | Setiap 2 tahun | 8 CEU, termasuk 2 jam etika dan 2 jam keberagaman budaya |
| IPAPI TPT | Setiap 2 tahun | 10 CEU, termasuk 2 CEU etika |
CEU (Continuing Education Units) adalah satuan kredit untuk kegiatan pengembangan profesional, seperti lokakarya, seminar, atau pelatihan yang memenuhi ketentuan lembaga sertifikasi.
Jangan menunggu sampai masa berlaku sertifikasi hampir habis. Catat tenggat perpanjangan dan simpan bukti keikutsertaan setiap kegiatan pengembangan profesional.
Sumber resmi: QABA, IBAO, dan IPAPI.
2. Mengapa CEU Saja Tidak Cukup?
CEU membantu Anda memperbarui pengetahuan, tetapi tidak menggantikan supervisi yang diwajibkan oleh lembaga sertifikasi.
Dalam praktik sehari-hari, supervisi membantu terapis mendapatkan umpan balik, memperbaiki keterampilan, dan memastikan layanan diberikan sesuai program serta standar etika.
Ketentuannya berbeda untuk setiap sertifikasi:
- QABA ABAT: wajib menjalani supervisi setiap 30 hari sebesar 5% dari waktu layanan langsung kepada klien.
- IBAO IBT: wajib menjalani supervisi berkelanjutan. Panduan IBAO menetapkan minimal satu jam supervisi untuk setiap 40 jam praktik setelah sertifikasi.
- IPAPI TPT: menjalankan layanan di bawah arahan dan supervisi ketat dari Supervisor Analis Perilaku (SAP). Periksa ketentuan IPAPI untuk memastikan jadwal dan dokumentasi supervisi yang berlaku.
Jadi, jangan menganggap satu aturan supervisi berlaku untuk semua sertifikasi.
3. Bagaimana Cara Kerja Aturan Supervisi 5%?
Untuk ABAT, aturan 5% berarti waktu supervisi dihitung berdasarkan jumlah jam layanan langsung kepada klien dalam setiap periode 30 hari.
Contoh sederhana:
Jika Anda memberikan layanan langsung selama 80 jam dalam satu periode, 5% dari 80 jam adalah 4 jam supervisi.
Supervisi dapat mencakup observasi praktik, pembahasan kasus, umpan balik terhadap pelaksanaan program, dan evaluasi keterampilan. QABA mengizinkan supervisi jarak jauh dengan sarana yang memenuhi persyaratan privasi, tetapi salah satu kontak harus berupa pertemuan langsung atau video langsung satu lawan satu selama minimal satu jam.
Ketentuan dan dokumentasi lengkap tersedia di panduan supervisi ABAT dari QABA.
4. Siapa yang Bisa Menjadi Supervisor?
Supervisor harus memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh lembaga sertifikasi Anda. Nama sertifikasi saja tidak cukup; status kredensial dan kelayakan untuk melakukan supervisi juga perlu diperiksa.
Beberapa contoh jalur kualifikasi supervisor yang disebut dalam panduan resmi adalah QBA atau QASP-S untuk ABAT, serta IBA atau analis perilaku berkredensial yang memenuhi ketentuan IBAO untuk IBT. Untuk TPT, rujuk persyaratan Supervisor Analis Perilaku (SAP) dari IPAPI.
Sebelum memulai supervisi, pastikan supervisor:
- Memiliki kredensial aktif dan memenuhi persyaratan lembaga terkait.
- Memahami ruang lingkup praktik Anda.
- Menyepakati jadwal, bentuk supervisi, dan dokumentasi yang diperlukan.
- Memberikan umpan balik yang dapat diterapkan dalam praktik klinis.
5. Bagaimana dengan Biaya Perpanjangan?
Biaya perpanjangan dapat berubah dan tidak selalu sama dengan biaya ujian awal. Selain biaya administrasi, Anda mungkin perlu menganggarkan kegiatan CEU dan supervisi jika layanan tersebut berbayar.
Periksa ketentuan terbaru melalui QABA, IBAO, atau IPAPI sebelum periode perpanjangan dimulai.
6. Siapkan Perpanjangan Sejak Sekarang
Jangan menunggu sampai sertifikasi hampir kedaluwarsa untuk mencari CEU atau supervisor. Buat jadwal pengembangan profesional, simpan catatan supervisi, dan pastikan semua dokumen tersedia sebelum mengajukan perpanjangan.
ABA Companion berencana mendukung terapis melalui supervisi jarak jauh berkelanjutan dan kegiatan CEU. Jika Anda membutuhkan dukungan untuk mempertahankan sertifikasi, hubungi ABA Companion untuk menanyakan ketersediaan program supervisi atau daftar tunggu lokakarya CEU.
Ingat: mempertahankan sertifikasi bukan sekadar memenuhi administrasi. Supervisi dan pengembangan profesional yang berkelanjutan membantu Anda menjaga kualitas praktik dan terus meningkatkan keterampilan sebagai terapis ABA.


